Kamis, 19 Desember 2013

Biodata Kami

1. Ni Luh Putu Utami Putri     (1312067014)
2. Ni Wayan Desiari               (1312067017)
3. Ida Ayu Mirah Prabani        (1312067039)
4. Dewa Gede Agung Aditya   (1312067045)
 
Jurusan Pendidikan Bahasa Jepang 
Fakultas Bahasa dan Seni
Undiksha

Nostalgia Anime "Gegege no Kitaro"


     Cerita hantu nan seram memang sudah biasa, namun cerita kartun anime bergenre supranatural horor yang kocak namun sarat dengan pesan moral, sudah pasti tidak biasa.    Kanal Animax menayangkan serial yang telah puluhan tahun menjadi hits di Jepang, Spooky Kitaro. Serial ini merupakan franchise kisah hantu jejadian kartun ternama yang disadur dari kisah manga berjudul  ‘Habako no Kitaro (墓場鬼太郎)’ yang berarti Kitaro Si Anak Kuburan, diciptakan pada tahun 1959 oleh komikus legendaris ternama Jepang, Mizuki Shigeru yang veteran prajurit perang dunia kedua, sempat ditampilkan dalam majalah mingguan Shōnen dari tahun 1959.
     Cerita Spooky Kitaro berkisar tentang bagaimana manusia sering membuat geram kaum yokai, mengusik tempat bersemayam mereka, dan berakibat kaum yokai membalas dendam. Mereka bisa saja melakukan berbagai perbuatan tidak menyenangkan, termasuk menelan manusia, mencuri jiwa, menculik anak-anak, melelehkan muka, dan masih banyak lagi cara yang cukup menakutkan. Namun, semua itu disampaikan sedemikian rupa agar tidak menakutkan dan bahkan memberikan pendidikan moral seperti tidak membuang sampah sembarangan, menaruh hormat kepada para para leluhur, hingga tidak mendatangi daerah pemakaman di malam hari.
     Kitaro adalah keturunan terakhir dari bangsa manusia jejadian kekal. Ia kehilangan mata kiri dan rambutnya senantiasa menutupi bagian kiri wajahnya. Dengan sangat sederhana, Kitaro hidup di hutan dan tinggal di atas pohon, berdampingan dengan makhluk jejadian hutan lainnya. Menurut kabar angin, umur Kitaro ratusan tahun meskipun tidak ada yang bisa membuktikan. Sebagai sosok setengah manusia, ia mempunyai berbagai kelebihan yang juga menjadi senjata andalannya dalam melawan musuh.
    Ayah Kitaro, Medama Oyaji, karena penyakit yang dideritanya, menciut dan menjelma menjadi sebongkah mata berjalan. Sosok ini amat bijak dan diyakini bermukim di dalam rongga mata kiri Kitaro, dan kerap memberi nasihat bagaimana berhadapan dengan berbagai jenis yokai. Kitaro dan ayahnya dibantu oleh sejumlah yokai, antara lain Sunakeke Baba (nenek jejadian yang selalu membawa pasir untuk membutakan musuh), Konaki Jijii (kakek jejadian yang dapat berubah wujud menjadi batu untuk melumpuhkan lawan), Ittan Momen (selembar panjang kain katun jejadian yang selalu melayang bak karpet terbang dan kerap menjadi kendaraan Kitaro. Lainnya, Nurikabe (dinding jejadian yang kerap melindungi teman dari serangan berbahaya), Nezumi Otoko (manusia setengah tikus yang super bau dan bisa berubah licik serta mengkhianati teman jika menyangkut uang atau hal menguntungkan dirinya), dan Neko Musume (seorang gadis yang tampak normal namun bisa menjadi menjadi monster kucing dengan taring dan mata licik, terutama saat marah atau lapar).
     Spooky Kitaro musim ke-lima menceritakan berbagai kejadian aneh dan misterius yang makin sering terjadi akibat ulah yokai jahat. Beberapa di antara mereka malah sangat kejam dan tak punya belas kasihan pada manusia. Kitaro pun harus bekerja keras untuk melindungi manusia dari para hantu dan makhluk jejadian yang jahil dan berbahaya itu, dibantu yokai-yokai baik yang berpihak kepadanya untuk menjaga kedamaian antara dua dunia yang berbeda.
     Walaupun diangkat dari cerita horor, semua karakter Spooky Kitaro telah mendapat tempat tersendiri di tengah masyarakat Jepang dan benda kenangannya pun selalu dicari penggemar untuk koleksi. Lebih dari itu, sebuah perusahaan taksi secara khusus membeli lisensi dan membuat logo dengan tokoh Kitaro pada taksi bercat hitam dengan lampu berbentuk bola mata Medama Oyaji, yang merupakan tanda taksi sedang ada penumpang atau kosong. Senior Vice President dan General Manager Animax Asia, Gregory Ho, menyatakan pihaknya sangat bangga bisa menayangkan serial Kitaro musim ke-lima.
     “Spooky Kitaro sudah bersemayam di hati pemirsanya selama lebih dari lima dekade. Berbagai materi dari game hingga layar lebar dan ‘merchandise’-nya selalu ditunggu, dicari dan diminati banyak kalangan,” kata Ho. “Membuat sebuah cerita horor untuk semua umur dalam bentuk kartun yang sarat dengan pesan moral tidaklah mudah. Namun Mizuki membuktikan bakatnya dengan cemerlang. Karena kisahnya mendapat tempat di hati banyak pembaca, cerita yang sempat dimuat majalan mingguan Shonen itu pun dibuatkan serial animasinya oleh Toei Animation dengan judul Gegege No Kitaro.
(Dikutip dari berbagai sumber)

Gegege no kitaro Ep 01


Death God Ala Jepang


Shinigami merupakan bahasa Jepang yang artinya "Death God" yang bahasa Indonesianya adalah "Dewa Kematian". Hal ini terjadi ketika ada seseorang meninggal, maka "roh"nya dijemput oleh seorang dewa kematian yang akan mengantarnya menuju ke kehidupan sesudah mati. Dalam manga Bleach sendiri, Roh seseorang yang telah mati akan diantarkan ke suatu tempat yaitu bernama "Soul Society". Tugas seorang Shinigami adalah mendatangi seseorang yang akan meninggal dan dijemput rohnya dengan cara dipukul kepalanya sebagian di jidatnya dengan gagang pedang milik shinigami, hal ini bertujuan agar rohnya tidak gentayangan dan sesegera mungkin sampai di Soul Society.
Jika roh-roh manusia yang telah mati tersebut tidak sampai di Soul Society, maka bisa ia akan menjadi penasaran dan bergentayangan ke sana kemari dan hal yang lebih buruknya roh tersebut akan menjadi Hollow. Sebagian besar shinigami berpenampilan memakai baju berwarna hitam dan membawa pedang yang sering disebut "Zanpakuto". Pedang ini dipergunakan untuk membasmi para Hollow, sehingga akan membersihkan dunia manusia dari berbagai roh yang bergentayangan sehingga terjadi keseimbangan antara dunia manusia dan dunia roh. Shinigami sendiri tidak dapat dilihat oleh manusia karena ia juga berbentuk roh, dan untuk memasuki dunia manusia agar dapat berkomunikasi, Shinigami sendiri menggunakan "gigai". Gigai adalah badan tiruan agar terlihat seperti manusia biasa pada umumnya. Selain hollow, shinigami juga memiliki musuh yaitu Menos dan Arrancar.

Permainan Jelangkung Versi Jepang


Tau gak sih ternyata di Jepang juga ada permainan memanggil hantu yang mirip dengan Jelangkung lho.. Nama permainannya “Kokkuri-San”. Yuk simak cerita selengkapnya… ^^

Permainan yang paling populer di SMU Jepang, Dua orang, duduk di seberang satu sama lain, selembar kertas bertuliskan Alphabet hiragana, dan meletakkan telunjuk mereka diatas sebuah koin, kemudian meneriakkan nama lembut. "Kokkuri-san, Kokkuri-san, katakan padaku...” apapun yang kamu tanyakan dia akan menjawabnya.
Banyak orang bertanya mengenai siapa pasangan mereka, di universitas mana saya akan lulus, atau kapan hari kematian saya. Setelah memberikan pertanyaan. kemudian koin akan bergerak dengan sendirinya menunjuk huruf satu persatu sehingga membentuk kata. Tetapi ingat ketika kamu sudah memulai permainan ini, kamu harus mengakhiri permainannya juga dengan mengucapkan selamat tinggal kepada kokkuri-san sebelum meninggalkan meja. Jika kamu meninggalkan meja begitu saja karena kamu tidak percaya atau takut terhadap kokkuri-san...maka dalam batas waktu tertentu kamu akan mengalami kematian.

Beranikah Anda? Yuk Kenalan sama Hantu-hantu Jepang


Kalau selama ini kita selalu dibuat susah tidur setelah melihat penampakan hantu dalam film horor Indonesia, hantu-hantu di Jepang tidak kalah seram dan terkenalnya dibandingkan hantu di Indonesia. Nggak hanya penampilannya yang seram, tapi cerita dibaliknya juga mengenaskan. Kepo sedikit tentang hantu Jepang pasti bakal seru donk... Di bawah ini ada beberapa hantu Jepang yang sesuatuuuu bingit! Wow beud deh!
Okiku

            Ada sebuah sumur yang dihuni oleh hantu Okiku di kastil Himeji, Kobe. Konon katanya Okiku adalah pelayan yang sangat setia pada tuannya dan diam-diam mencintainya. Jasa besar Okiku yang berhasil menggagalkan rencana pembunuhan terhadap tuannya, ternyata berujung maut. Prajurit yang rencananya gagal ini berniat membalas dendam pada Okiku.
Saat itu salah satu tugas Okiku adalah merawat 10 buah piring berharga kesayangan tuannya. Prajurit yang sakit hati itu lalu mencuri sebuah piring untuk memfitnah Okiku sebagai pencuri. Sayang, Sang Tuan yang dia puja-puja percaya bahwa Okiku lah yang mencuri. Dia lalu disiksa kemudian dicelupkan dalam sebuah sumur.
Sejak saat itu, setiap dini hari terdengar suara isak tangis dan suara menghitung dari dalam sumur tersebut. Suara menghitung itu hanya sampai ke hitungan sembilan saja, kemudian berubah menjadi lengkingan tangis yang mengerikan, karena dia nggak berhasil menemukan piring ke-10.

Yuki Onna
Yuki-onna muncul ketika salju turun,ia berwujud sebagai wanita tinggi yang anggun dan cantik dengan rambut hitam panjang dan bibir biru. Kulitnya putih pucat. Terkadang ia memakai kimono putih, tetapi legenda lainnya menggambarkan dia tak memakai sehelai benangpun, Meskipun kecantikannya sangat mempesona, pandangan matanya bisa memancarkan ketakutan kepada orang yang menatapnya. Dia selalu melayang dibalik salju, tidak meninggalkan jejak kaki (beberapa cerita mengatakan ia tidak memiliki kaki), dan dia bisa berubah menjadi awan kabut atau salju. Sampai abad 18 Beberapa legenda mengatakan Yuki-onna, adalah roh seseorang wanita yang tewas akibat badai salju. Yuki-onna slalu digambarkan sebagai wanita yang tenang dan lembut, namun ia sangat tidak suka kalau ada orang yang menggodanya, ia langsung akan membunuh orang tersebut.
Yuki-onna muncul jika melihat ada orang terjebak di badai salju, ia akan berpura-pura untuk minta tolong, karena ia sangat cantik banyak orang yang terlena dengan kecantikannya, jika orang tersebut menggodanya dan ingin berbuat jahat kepadanya maka ia akan menghembuskan napas esnya untuk membuat tubuh orang tersebut menjadi biru dan kaku, tetapi jika orang tersebut mempunyai niat baik dan tulus untuk menolong maka badai salju akan segera berhenti dan tubuh Yuki-Onna akan mencair.
Kisah Yuki-Onna (Wanita Salju) Merupakan salah satu kisah hantu klasik di Jepang, yang sudah sering diangkat dalam bentuk Opera, bahkan pernah dibuat dalam bentuk film klasik. Kisah hantu tidak klasik ditandai dengan adegan berdarah-darah, namun lebih merupakan cerita yang yang diisi tokoh manusia dan hantu yang melibatkan percintaan, kesedihan yang dalam dan tragedi.

Kuma Onna

Hati – hati terhadap Kuma Onna, beberapa poster atau artikel di tempel di dinding terowongan yang sepi di jepang, banyak yang menganggapnya hanya rumor untuk menakuti para siswa yang sering pulang malam hari dan melewati di terowongan tersebut....apa atau siapa itu Kuma Onna? 
Kuma Onna adalah sesosok wanita yang memegang sebuah boneka beruang, di dalam boneka beruang yang ia pegang terdapat berbagai macam perhiasan dan aksesoris yang berharga yang dia ambil dari korbannya.Ia hanya ingin mengambil perhiasan yang terdapat di tubuhmu tapi sayangnya cara ia mengambil perhiasanmu dengan cara memotong bagian tubuhmu yang memakai perhiasan tersebut.
Ketika ia memunculkan dirinya dan menentukan targetnya dia akan membacakan sebuah puisi yang bunyinya kurang lebih seperti ini :“anak sekolah memakai lipstik agar terlihat cantik...memasang pita berwarna merah didada mereka...Mereka selalu berdusta dengan cara menangis seperti bayi...kepada kekasih atau orang tua mereka...memakai sesuatu sebagai tanda kesombongan...hanya untuk menuju kematian...”
Menurut salah seorang siswi yang pernah bertemu dengan kuma onna, satu-satunya cara untuk selamat yaitu melepaskan dan meninggalkan semua perhiasan atau aksesoris yang kamu kenakan, maka ia akan pergi sambil membawa perhiasan atau aksesoris yang tadi kamu tinggalkan.

Hanako

Hanako sebenarnya merupakan nama yang cukup old-fashioned untuk nama seorang perempuan jepang dan pernah menjadi ‘trend’ di masa lalu. Disebutkan, legenda hantu Hanako bermula pada tahun 1950-an dimana saat itu tengah heboh penampakan anak kecil di toilet sekolah dengan rok merah, berambut bob pendek, dan bisa muncul di kamar mandi sekolah-sekolah SD di Jepang. Urban legend mengatakan, bahwa saat itu ada seorang anak kecil yang tengah bersembunyi di toilet sekolah dari kejaran ibunya yang gila, namun malang ia berhasil ditemukan dan dibunuh oleh sang ibu. Versi lainnya menyebutkan bahwa Hanako adalah anak kecil yang tewas karena serangan udara Perang Dunia II, saat ia sedang bermain petak umpet bersama temannya dan bersembunyi di toilet.
Setiap anak sekolah punya versi cerita Hanakonya masing-masing. Kehebohan hantu Hanako ini kembali terjadi pada tahun 1980 dimana hantu Hanako itu muncul tidak lagi di sekolah SD tetapi juga di SMP maupun SMA. Biasanya Hanako juga menampakan diri di toilet perempuan. Kalaupun dia bisa terlihat oleh anak laki-laki, kemungkina toilet yang disemayami Hanako adalah toilet unisex.
Tidak seperti kebanyakan youkai yang menampakan dirinya dimalam hari, Hanako biasanya muncul disiang hari saat jam sekolah. Keberadaan Hanako yang sering dijadikan ajang uji nyali bagi anak-anak SD di Jepang. Untuk ‘memangggilnya’, setiap anak yang masuk kedalam toilet harus memanggil nama ‘Hanako’. Jika si hantu merespon, maka ia akan menjawab “Ya, aku ada disini”. Kalaupun tidak menjawab, biasanya akan menampakan diri dengan sosok anak perempuan memakai rok merah dan rambut bob berponi. Namun ada juga beberapa anak sekolah yang suka membully temannya dengan mengunci di toilet agar si teman panik ketakutan bertemu dengan Hanako. Ada yang mengatakan hantu Hanako baru akan muncul jika seseorang yang ‘akan melihat’nya tengah dirundung ketakutan-ketakutan. Takut akan kegelapan kamar mandi, kematian, hingga takut menstruasi, yang menjadi momok anak-anak ABG.
Keneradaan Hanako sama sekali tidak membahayakan jiwa dan tidak suka meneror dengan rasa dendam. Ia hanya makhluk halus yang hanya sekedar muncul untuk menunjukan eksistensinya dan menjadi ‘maskot’ hantu masa kini yang ditakuti anak-anak. Orang yang melihatnya, paling hanya akan lari terbirit-birit dan Hanako tidak akan mengejar. Tidak ada cara khusus untuk menangkal Hanako. Bahkan ada yang menyebutkan jika hantu Hanako pada aslinya adalah sosok yang baik bahkan mau menolong siapa saja yang tengah dalam masalah dan disebut-sebut kerap membawa keberuntungan.

Kasabake
Kasabake adalah hantu jepang yang berwujud payung dengan mata satu dan lidah terjulur. Penopangnya adalah satu kaki (gagang payung) yang memakai sandal kayu (geta). Hantu jepang ini suka berterbangan saat hujan turun / hujan gerimis. Konon Kasabake suka bermain dengan anak kecil.

Ubume
Ubume adalah roh perempuan yang meninggal saat melahirkan atau meninggal tanpa memastikan bahwa anak-anak mereka telah disediakan. Hantu tersebut selalu kembali untuk merawat anaknya dengan membawa gula-gula. Dalam beberapa cerita, Ubume akan membeli permen dan makanan lain untuk anak-anak mereka yang masih hidup dengan koin yang ternyata adalah daun-daun kering. Dalam cerita lain, ubume akan mencoba untuk menarik perhatian manusia, dan memimpin dia untuk pergi ke tempat di mana anaknya tersembunyi, sehingga anaknya mendapat ritual yang benar dan diterima di kalangan masyarakat.
Ubume menjadi perhatian umum di Jepang, tentang tugas seorang ibu terhadap anak-anaknya. Ada banyak kisah tetang Ubume. Ubume muncul dalam bentuk hantu Jepang pada umumnya, mereka berpakaian jubah putih dan memiliki rambut panjang, tidak terikat dan kusut.
     (Dikutip dari berbagai sumber)

Wow! Restoran Unik di Jepang Bernuansa Vampire!


Tokyo, Jepang memang terkenal dengan kafe nya yang unik, seperti Cuddle Café dan Hypnosis Café. Nah, ternyata ada satu lagi café unik yang wajib kita coba saat berwisata ke ibukota Jepang ini, yaitu Vampire Café. Hiii, lalu seperti apa ya isi di dalamnya?

Sesuai dengan namanya, restoran ini menjadikan tema vampire sebagai jualannya. Bagi kalian yang suka dengan hal-hal gothic atau ingin menguji nyali, sangat pas kalau menyempatkan diri bersantap di restoran ini. Restoran ini telah ada sejak tahun 1996 silam dan masih terus ramai dikunjungi hingga saat ini. Ketika memasuki restoran ini, maka aura mistis akan langsung kita rasakan. Waitress nya pun berpakaian ala dark French atau tuxedo dan siap menyambut para pengunjung yang datang. Nampak tirai-tirai berwarna merah darah bergelantungan di dinding sehingga memperkuat aroma magis nan menakutkan. Begitu juga dengan penerangannya yang sangat redup sehingga menamabah kesan menakutkan.

Seluruh pelayan yang bekerja di restoran tersebut menggunakan pakaian serba gelap. Pelayan yang hampir kebanyakan pria ini, mengenakan tuksedo hingga seolah-olah keluar dari sebuah film horor Dracula. Berbagai ornamen menakutkan nampak dimana-mana seperti tengkroak, laba-laba, salib, lilin dan juga peti mati. Peti mati itu sengaja ditempatkan disembarang tempat dan tak jarang mengundang ketakutan pengunjungnya.

Sementara itu, untuk makanannya, kafe ini menyajikan kuliner yang memadukan antara makanan Jepang, Perancis dan juga Italia. Tak mau meninggalkan nuansa magis, desain makanannya pun juga dibentuk ala peti mati, tengkorak,tangan buntung dan properti magis lainnya. Budget yang perlu kita persiapkan untuk menyatap menu-menu di sini adalah sekitar 8000 – 9000 Yen. Hiiii, ada yang berani tes adrenalin di restoran ini?



 
Wordpress Theme by wpthemescreator .
Converted To Blogger Template by Anshul .